Pengertian Manajemen Risiko | INFO TRAINING | INFORMASI TRAINING | INFORMASI SEMINAR | JADWAL TRAINING DAN SEMINAR

You are here: Jadwal Training » Artikel » Pengertian Manajemen Risiko
 

Mohon Untuk Diperhatikan!

Telah terbit info jadwal training 2016, cek di laman Jadwal Training 2016. Untuk berlangganan update info training dan seminar langsung ke email Anda, silahkan subscribe!

 

Pengertian Manajemen Risiko

Sebelum kami membahas pengertian Manajemen Risiko pada artikel kali ini. Kami akan coba bahas terlebih dahulu pengertian risiko itu sendiri. Istilah dari kata risiko (risk) memiliki banyak definisi. Menurut kamus bahasa Indonesia versi online, “Risiko adalah akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan”. Bisa kita tarik kesimpulan bahwa, “Risiko merupakan kemungkinan situasi / keadaan yang dapat mengancam pencapaian tujuan dan sasaran sebuah organisasi atau individu.”

Kategori Risiko

Mengutif dari wikipedia, risiko itu sendiri dibagi menjadi 2 kategori besar;

  • Risiko Murni
  • Risiko Spekulatif

Risiko Murni [Pure Risk] adalah “sesuatu yang hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan.” Melihat dari definisi sebagaimana dikutif dari wikipedia tersebut, riks pure atau risiko murni ini contohnya adalah bencana alam, kebakaran, dll.

Sebuah perusahaan yang terkena bencana alam seperti gempa bumi misalnya, kemudian perusahaan tersebut hancur. Dari kejadian tersebut dapat dipastikan perusahaan akan mengalami kerugian / tidak mungkin ada keuntungan (secara materil). Resiko murni ini bisa kita tanggulangi dengan mengikuti jasa asuransi. Dengan demikian kemungkinan kerugian bisa diperkecil atau bisa meringankan beban akibat kerugian itu sendiri. Itulah alasan mengapa risiko murni / risk pure ini disebut juga insurable risk (risiko yang dapat diasuransikan.)

Risiko Spekulatif adalah “suatu keadaan yang dihadapi oleh perusahaan / individu yang dapat memberikan keuntungan dan dapat memberikan kerugian.” Jika memperhatikan pengertian risiko spekulatif yang dikutif dari wikipedia, sudah dapat kita tebak bahwa resiko spekulatif ini adalah resiko yang ada dalam segala hal. Misalnya dalam berbisnis, kita bisa untung dan juga bisa rugi. Resiko ini juga disebut sebagai Business Risk / resiko bisnis.

Sebuah contoh: kita investasi sebagian dana kita untuk berbisnis. Dari invesatasi ini kita berpeluang meraup keuntungan atau bahkan menelan kerugian. Jadi, secara sederhana Risiko Spekulatif merupakan risiko yang memungkinkan kita untung dan rugi.

PENGERTIAN MANAJEMEN RISIKO

Manajemen risiko adalah sebuah pendekatan metodologi yang terstruktur dalam mengelola (manage) sesuatu yang berkaitan dengan sebuah ancaman karena ketidak pastian. Ancaman yang dimaksud di sini adalah akibat dari aktivitas individu / manusia termasuk: yang terdapat / berperan di dalamnya. Aktivitas ini meliputi penilaian risiko yang mengancam, pengembangan strategi untuk menanggulangi risiko dengan pengelolaan sumberdaya yang ada.

Notes: Sebelum Anda Melanjutkan, silahkan simak informasi jadwal training tentang Risk Management yang mungkin wajib anda ikuti untuk mengenal lebih dalam tentang Risiko Manajemen. Silahkan simak di kategori postingan Training Risk Management

Sasaran & Tujuan Manajemen Risiko

Sasaran dan tujuan pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang mungkin akan muncul (ancaman) dan berkaitan dengan bidang yang telah dipilih. Terpenting adalah harus dapat diterima oleh masyarakat. Ancaman ini bisa disebabkan oleh  berbagai elemen; seperti teknologi, human error, lingkungan, politik maupun dari oraganisasi.

Proses Manajemen Risiko

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah gambar alur dari Elemen-elemen manajemen risiko / risk management. (proses manajemen risiko)

"eleman-elemen dalam manajemen risiko"

Risk Management Elements. Sumber Gambar: Wikipedia

KESIMPULAN

Karena adanya ancaman yang diartikan sebagai risiko, maka diperlukan sebuah penanggulangan untuk bisa mengantisipasi kejadian terburuk, hal ini kita sebut sebagai manajemen risiko. Semua institusi baik itu swasta atau pemerintahan akan tetap memiliki sebuah risiko yang terjadi akibat dari hal-hal yang sudah dijelaskan di atas. Sehingga manajemen risiko merupakan sesuatu yang wajib dipelajari oleh sebuah perusahaan, pemerintahan atau individu.

Notes:

Demikian sharing kita pada kesempatan kali ini, apabila ada yang ingin mengkoreksi, menambahkan, dll. Silahkan tinggalkan komentar anda pada kolom komentar di bawah ini. Semoga artikel manajemen risiko ini bermanfaat.

TENTANG PENULIS

Artikel ini ditulis dan dikirim oleh kontributor aktif TiketTraining.com,  Mr.Lulu Kemaludin. Lulu adalah pengamat, praktisi dan konsultan internet business dan internet marketing Muda Indonesia. Find more about Lulu Kemaludin at LuluKemaludin.com

 
Tips Belajar Bahasa Inggris Cepat Tanpa Gramar Tanpa Ribet
     
Tinggalkan komentar Anda di sini:

0+6

Jun
22
2011